Landasan Teoritis Multimedia Pembelajaran


A. Pengertian Multimedia

Multimedia diambil dari kata multi dan media. Multi berarti banyak dan media berarti media atau perantara, jadi multimedia dapat diartikan sebagai banyak perantara dari berbagai media yang ada. Multimedia tergabung dari beberapa media yaitu teks, grafik, suara, video dan animasi yang menghasilkan presentasi yang menakjubkan. Multimedia juga mempunyai komunikasi interaktif yang tinggi. Bagi pengguna komputer multimedia dapat diartikan sebagai informasi komputer yang dapat disajikan melalui audio atau video, teks, grafik dan animasi.
Multimedia dimanfaatkan juga dalam dunia pendidikan dan bisnis. Di dunia pendidikan, multimedia digunakan sebagai media pengajaran, baik dalam kelas maupun secara sendiri-sendiri. Di dunia bisnis, multimedia digunakan sebagai media profil perusahaan, profil produk, bahkan sebagai media kios informasi dan pelatihan dalam sistem e-learning.

B. Pengertian Pembelajaran

       Menurut undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 menyatakan pembelajaran adalah “proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar”. Pembelajaran sebagai proses belajar yang dibangun oleh guru untuk mengembangkan kreatifitas berpikir yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa, serta dapat meningkatkan kemampuan mengkontruksikan pengetahuan baru sebagai upaya meningkatkan penguasaan yang baik terhadap materi pelajaran.

       Dengan kata lain, definisi pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik. Atau mudahnya usaha sadar dari guru untuk membuat siswa belajar, yaitu terjadinya perubahan tingkah laku pada diri siswa yang belajar, dimana perubahan itu dengan didapatkannya kemampuan baru yang berlaku dalam waktu tertentu dan karena adanya usaha.

C. Pengertian Media Pembelajaran

            Kata media berasal dari bahasa latin yaitu medius yang secara harfiah berarti “tengah”, “perantara”, atau “pengantar”. Dalam bahasa Arab, media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan.
Menurut Gerlach dan Ely (1971), media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap. Sehingga guru, buku teks dan lingkungan sekolah marupakan media.
Jadi apapun yang ada disekitar kita dapat digunakan sebagai media atau alat untuk pembelajaran baik itu menggunankan teknologi misalnya aplikasi penggunaan komputer atau benda-benda disekitar kita mulai dari hal kecil yaitu sampah.
D.    Landasan Penggunaan Media Pembelajaran 

Penggunaan media dalam proses pembelajaran dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas prestasi belajar. Diharapkan proses pembelajaran menjadi efektif, interaktif, dan efisien.
 
1.       Landasan Filosofis
Ada suatu pandangan, bahwa dengan digunakannya berbagai jenis media hasil dari teknologi baru di dalam kelas, akan berakibat proses pembelajaran yang kurang manusiawi. Bisa dikatakan, penerapan teknologi dalam pembelajaran akan terjadi dehumanisasi. Tetapi, siswa harkat kemanusiaannya diberi kebebasan untuk menentukan pilihan, baik cara maupun alat belajar sesuai dengan kemampuannya. 

2.       Landasan Psikologis
Dengan memperhatikan kompleks dan uniknya proses belajar, maka ketepatan pemilihan media dan metode pembelajaran akan sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Di samping itu, persepsi siswa juga sangat mempengaruhi hasil belajar. Oleh sebab itu, dalam pemilihan media, di samping memperhatikan kompleksitas dan keunikan proses belajar, memahami makna persepsi serta faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penjelasan persepsi hendaknya diupayakan secara optimal agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif. 

3.       Landasan Teknologis
Teknologi pembelajaran adalah teori dan praktek perancangan, pengembangan, penerapan, pengelolaan, dan penilaian proses dan sumber belajar. Jadi, teknologi pembelajaran merupakan proses kompleks dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis masalah, mencari cara pemecahan, melaksanakan, mengevaluasi, dan mengelola pemecahan masalah-masalah dalam situasi di mana kegiatan belajar itu mempunyai tujuan dan terkontrol. 

4.       Landasan Empiris
     Berdasarkan landasan rasional empiris, maka pemilihan media pembelajaran hendaknya jangan atas dasar kesukaan guru, tetapi harus mempertimbangkan kesesuaian antara karakteristik pebelajar, karakteristik materi pelajaran, dan karakteristik media itu sendiri.

5.       Landasan Historis
Yang dimaksud dengan landasan historis media pembelajaran ialah rational penggunaan media pembelajaran ditinjau dari sejarah konsep istilah media digunakan dalam pembelajaran. Perkembangan konsep media pembelajaran sebenarnya bermula dengan lahirnya konsepsi pengajaran visual atau alat bantu visual sekitar tahun 1923.

Perkembangan media teknologi yang pesat saat ini mendorong perilaku manusia untuk cenderung bergeser dari cara - cara yang konvensional ke cara - cara yang lebih modern. Itulah sebabnya, manusia saat ini berlomba lomba untuk memanfaatkan dan memaksimalkan teknologi yang ada untuk membantu kehidupanya sehari hari. Salah satu teknologi yang berkembang cukup pesat adalah teknologi Multimedia, Teknologi Multimedia dapat dimanfaatkan dalam berbagai hal, salah satunya dimanfaatkan sebagai media pembelajaran.

Pada kenyataannya di lapangan tentu kita akan menemukan berbagai kendala, kendala yang mungkin terjadi yang penulis paparkan antara lain sebagai berikut:
1.        Bagaimanakah cara mengubah pola pikir pengajaran yang lebih memanfaatkan multimedia ?
2.        Bagaimanakah peranan teknologi pendidikan dan pembelajaran dalam memecahkan masalah, khususnya dalam perluasan akses dan peningkatan mutu pendidikan  ?
3.        Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan dalam penggunaan media pada saat proses pembelajaran berlangsung ?

Gerlach dan Ely (1971). Teaching & Media: A Systematic Approach. Second Edition, by V.S. Gerlach & D.P. Ely, 1980, Boston, MA: Allyn and Bacon. Copyright 1980 by Pearson Education

Priyo Setyo Nugroho, 2011, diakses tanggal 4 desember 2011, Perancangan media pembelajaran berbasis multimedia untuk dasar-dasar pembuatan animasi 2D menggunakan macromedia flash mx 2004. https://media.neliti.com/media/publications/177833-





Komentar

  1. Selamat malam🙏.menurut anda seberapa penting multimedia terhadap pembelajaran?

    BalasHapus
  2. Haii :)
    Boleh bertanya?
    Jika ada guru disekolah yang masih melarang siswa ny untuk mengakses internet pada saat pembelajaran itu bagaimana???

    BalasHapus
  3. 2. Bagaimanakah peranan teknologi pendidikan dan pembelajaran dalam memecahkan masalah, khususnya dalam perluasan akses dan peningkatan mutu pendidikan ?
    1.memperluas dan meningkatkan kesempatan belajar siswa dan guru;
    2. melayani kebutuhan perkembangan informasi bagi masyarakat belajar;
    3.mengembangkan kreativitas dan produktivitas tenaga pendidik dan kependidikan;
    4.meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran, baik secara individu maupun kelompok;
    5.menyediakan berbagai macam pilihan komunikasi untuk menunjang kegiatan kelas tradisional;
    6.mendorong terciptanya cara-cara belajar baru yang paling efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran;
    7.memberikan pelayanan dalam perencanaan, produksi, operasional, dan tindakan lanjutan untuk pengembangan system dan bahan pembelajaran;
    8.meningkatkan kemampuan bagi para guru mengenai pengembangan sistem pembelajaran dan pemanfaatan TIK untuk pembelajaran;
    9.menyebarkan berbagai informasi pendidikan yang penting, aktual dan akurat guna 10.mempercepat kemajuan pendidikan.
    11.membantu dalam pemilihan dan pengadaan dan perawatan bahan-bahan media dan peralatannya

    BalasHapus
  4. d tunggu komentarnya di blog saya ya kwan-kawan :)

    BalasHapus
  5. Bagaimana karakterikstik pemilihan media yang tepat dalam proses pembelajaran?

    BalasHapus
  6. peran apa yang dapat dilakukan guru agar pembelajaran dengan menggunakan multimedia dapat tersampaikan dengan maksimal?

    BalasHapus
  7. peran apa yang dapat dilakukan guru agar pembelajaran dengan menggunakan multimedia dapat tersampaikan dengan maksimal?

    BalasHapus
  8. Bagaimana upaya guru dalam pemilihan media pembelajaran yang baik agar siswa dapat memahami materi pelajaran dengan tepat dan tidak terpaku kepada desain media pembelajaran yang mentereng (salah fokus) ?

    BalasHapus
  9. Menurut saudara sebagai penulis, bagaimana cara saudara untuk mengatasi kenyataannya di lapangan ketika menemukan berbagai kendala, kendala yang mungkin terjadi yang penulis paparkan antara lain sebagai berikut:
    1. Bagaimanakah cara mengubah pola pikir pengajaran yang lebih memanfaatkan multimedia ?
    Terima kasih

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembelajaran Matematika di Sekolah Menengah Berbasis AI

Pembelajaran Berbasis Robot

Pembelajaran Matematika Berbasis IOT